wenyTHEpooh's Blog

Subnetting dan VLSM bagian kedua (Perbaikan)

Posted on: December 24, 2010

Terdapat soal sebagai berikut:


Sebuah perusahaan mempunyai 4 network dengan network ID: 172.16.0.0/16 serta IP adress yang dimulai dari: 172.16.X.N (X adalah no absen -> 44 dan N adalah IP yang terbentuk)

4 network tersebut terdiri dari:

Bagian HRD: 10 PC

Bagian Financial: 25 PC

Bagian TI: 10 PC

Bagian Marketing: 50 PC

Tentukan IP adress yang terbentuk pada setiap network dengan membuat tabel konfigurasi IP nya dan buatlah skemanya!


Untuk membuat network tersebut, saya menggunakan cara yang paling umum. Pertama, kita urutkan penggunaan pc dari yang paling banyak hingga yang paling sedikit. Jadi disini urutan networknya adalah: Marketing (50 PC), Financial (25 PC), HRD (10 PC) dan TI (10 PC). Setiap bagian akan dicari Network (NA), IP (range IP), Broadcast, Netmask (SM), Total Host (TH), Usable Host dan Default Gateway.

Selanjutnya, kita cari perhitungannya.


1. Marketing

Network (NA) pada bagian marketing adalah IP adress pertama, yaitu: 172.16.44.0

Total host yang dibutuhkan adalah 64 buah PC. Hal ini diambil karena PC yang dipakai pada bagian ini ada 50 PC. Jika diambil dari urutan bilangan biner pada oktet ke empat, yang mendekati 50 adalah 26 yaitu 64. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelas:


Dari 64 host yang ada pada network, hanya 62 host yang dapat digunakan karena duanya lagi digunakan untuk Netmask dan alamat broadcast. Jadi IP range yang terbentuk adalah dari 172.16.44.1 – 172.16.44.62.

Alamat broadcast pada bagian marketing ini adalah 172.16.44.63. angka 63 pada oktet ke empat didapatkan dari 64-1.

Untuk mencari Netmask (NA) dilihat dari total angka 1 yang terbentuk dari jumlah host yang dipakai. Lebih jelasnya lihatlah gambar dibawah ini:


Pada oktet4 angka 1 ada 2 buah, hal ini karena host yang kita pakai adalah 64 atau 26 yang jika dihitung dari belakang terletak pada angka ke-7. Enam angka dibelakang 26 tersebut diisi angka nol semua. Sehingga jika kita hitung dengan angka desimal (hanya yang terdapat angka 1 yang dihitung), netmask yang terbentuk adalah 255.255.255.192. Jika dihitung angka 1 yang terbentuk ada 26 buah.

Default gateway bisa diambil dari salah satu ip range yang terbentuk, disini saya memakai ip yang pertama yaitu 172.16.44.1.

2. Financial

Network (NA) pada bagian financial adalah IP adress terusan dari IP adrress yang telah terbentuk sebelumnya, yaitu: 172.16.44.64

Total host yang dibutuhkan adalah 32 buah PC. Hal ini diambil karena PC yang dipakai pada bagian ini ada 25 PC. Jika diambil dari urutan bilangan biner pada oktet ke empat, yang mendekati 25 adalah 25 yaitu 32. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelas:


Dari 32 host yang ada pada network, hanya 30 host yang dapat digunakan karena duanya lagi digunakan untuk Netmask dan alamat broadcast. Jadi IP range yang terbentuk adalah dari 172.16.44.65 – 172.16.44.94.

Alamat broadcast pada bagian marketing ini adalah 172.16.44.95. angka 95 pada oktet ke empat didapatkan dari 96-1.

Untuk mencari Netmask (NA) dilihat dari total angka 1 yang terbentuk dari jumlah host yang dipakai. Lebih jelasnya lihatlah gambar dibawah ini:


Pada oktet4 angka 1 ada 3 buah, hal ini karena host yang kita pakai adalah 32 atau 25 yang jika dihitung dari belakang terletak pada angka ke-6. Lima angka dibelakang 25 tersebut diisi angka nol semua. Sehingga jika kita hitung dengan angka desimal (hanya yang terdapat angka 1 yang dihitung), netmask yang terbentuk adalah 255.255.255.224. Jika dihitung angka 1 yang terbentuk ada 27 buah.

Default gateway bisa diambil dari salah satu ip range yang terbentuk, disini saya memakai ip yang pertama yaitu 172.16.44.65.


3. HRD

Network (NA) pada bagian financial adalah IP adress terusan dari IP adrress yang telah terbentuk sebelumnya, yaitu: 172.16.44.96

Total host yang dibutuhkan adalah 16 buah PC. Hal ini diambil karena PC yang dipakai pada bagian ini ada 10 PC. Jika diambil dari urutan bilangan biner pada oktet ke empat, yang mendekati 10 adalah 24 yaitu 16. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelas:


Dari 16 host yang ada pada network, hanya 14 host yang dapat digunakan karena duanya lagi digunakan untuk Netmask dan alamat broadcast. Jadi IP range yang terbentuk adalah dari 172.16.44.97 – 172.16.44.110.

Alamat broadcast pada bagian marketing ini adalah 172.16.44.111. angka 111 pada oktet ke empat didapatkan dari 112-1.

Untuk mencari Netmask (NA) dilihat dari total angka 1 yang terbentuk dari jumlah host yang dipakai. Lebih jelasnya lihatlah gambar dibawah ini:


Pada oktet4 angka 1 ada 4 buah, hal ini karena host yang kita pakai adalah 16 atau 24 yang jika dihitung dari belakang terletak pada angka ke-5. Empat angka dibelakang 25 tersebut diisi angka nol semua. Sehingga jika kita hitung dengan angka desimal (hanya yang terdapat angka 1 yang dihitung), netmask yang terbentuk adalah 255.255.255.240. Jika dihitung angka 1 yang terbentuk ada 28 buah.

Default gateway bisa diambil dari salah satu ip range yang terbentuk, disini saya memakai ip yang pertama yaitu 172.16.44.97.


4. IT

Network (NA) pada bagian financial adalah IP adress terusan dari IP adrress yang telah terbentuk sebelumnya, yaitu: 172.16.44.112

Total host yang dibutuhkan adalah 16 buah PC. Hal ini diambil karena PC yang dipakai pada bagian ini ada 10 PC. Jika diambil dari urutan bilangan biner pada oktet ke empat, yang mendekati 10 adalah 24 yaitu 16. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelas:

Dari 16 host yang ada pada network, hanya 14 host yang dapat digunakan karena duanya lagi digunakan untuk Netmask dan alamat broadcast. Jadi IP range yang terbentuk adalah dari 172.16.44.113 – 172.16.44.126.

Alamat broadcast pada bagian marketing ini adalah 172.16.44.127. angka 127 pada oktet ke empat didapatkan dari 128-1.

Untuk mencari Netmask (NA) dilihat dari total angka 1 yang terbentuk dari jumlah host yang dipakai. Lebih jelasnya lihatlah gambar dibawah ini:


Pada oktet4 angka 1 ada 4 buah, hal ini karena host yang kita pakai adalah 16 atau 24 yang jika dihitung dari belakang terletak pada angka ke-5. Empat angka dibelakang 25 tersebut diisi angka nol semua. Sehingga jika kita hitung dengan angka desimal (hanya yang terdapat angka 1 yang dihitung), netmask yang terbentuk adalah 255.255.255.240. Jika dihitung angka 1 yang terbentuk ada 28 buah.

Default gateway bisa diambil dari salah satu ip range yang terbentuk, disini saya memakai ip yang pertama yaitu 172.16.44.113.

Untuk menyambungkan keempat jaringan ini, kita buat dua jaringan lagi untuk menghubungkannya ke satu jaringan. Jadi jaringan Marketing dan Financial digabungkan menjadi satu jaringan (sebut saja Jaringan 1) sedangkan jaringan TI dan Jaringan HRD  juga dibuat menjadi satu jaringan (sebut saja Jaringan 2). Jaringan 1 dan Jaringan 2 akan dibentuk menjadi sati jaringan, sehingga pada akhirnya semua jaringan-jaringan tersebut dapat terhubung.

Dari penjelasan diatas, untuk memudahkan pembacaan range IP adress, lihatlah tabel berikut:

Perhitungan tabel untuk Jaringan 1 dan Jaringan 2 pada umumnya adalah sama seperti perhitungan network lainnya, pada Jaringan 1 total host yang terbentuk adalah 4 namun yang dipakai hanya 2 sehingga IP yang dipakai adalah 172.16.44.129 dan 172.16.44.130. Alamat broadcast diambil dari IP adress terakhir ditambah 1, hasilnya 172.16.44.131. Netmask yang dipakai adalah /30 (nol yang terdapat pada oktet sebanyak 30).

Gambar dari jaringan diatas adalah:


Gambar Jaringan 4 Network dalam Suatu Perusahaan


 

Pada oktet4 angka 1 ada 2 buah, hal ini karena host yang kita pakai adalah 64 atau 26 yang jika dihitung dari belakang terletak pada angka ke-7. Enam angka dibelakang 26 tersebut diisi angka nol semua. Sehingga jika kita hitung dengan angka desimal (hanya yang terdapat angka 1 yang dihitung), netmask yang terbentuk adalah 255.255.255.192. Jika dihitung angka 1 yang terbentuk ada 26 buah.

Default gateway bisa diambil dari salah satu ip range yang terbentuk, disini saya memakai ip yang pertama yaitu 172.16.44.1.

 

1. Financial

Network (NA) pada bagian financial adalah IP adress terusan dari IP adrress yang telah terbentuk sebelumnya, yaitu: 172.16.44.64

Total host yang dibutuhkan adalah 32 buah PC. Hal ini diambil karena PC yang dipakai pada bagian ini ada 25 PC. Jika diambil dari urutan bilangan biner pada oktet ke empat, yang mendekati 25 adalah 25 yaitu 32. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelas:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: