wenyTHEpooh's Blog

What is EBC (E-Business and E-Commerce)??

Posted on: November 1, 2010

Pertama kali kita mendengar kata E-business dan E-commerce yang terbayang di benak kita adalah penjualan suatu produk melalui internet. Namun arti E-business dan E-commerce sendiri sebenarnya berbeda.  Lihatlah gambar dibawah ini:

 

 

Gambar diatas merupakan gambar dari ruang lingkup E-commerce. Dari gambar diatas, kita dapat memahami bahwa E-Commerce merupakan bagian dari Electronic Business atau E-Business.

Nah, dari gambar diatas juga kita dapat mengetahui perbedaan dari E-Business dan E-Commerce. Electronic Business (E-Business) merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas. Sedangkan Electronic Commerce (E-Commerce) adalah lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik, dimana dedalamnya terdapat:

  • Perdagangan via internet (Internet Commerce)
  • Perdagangan dengan fasilitas Web Internet (Web-Commerce)
  • Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik (Electronic Data Interchange/EDI)

Setelah kita mengetahui perbedaan keduanya, baiknya kita pahami lebih mendalam tentang EBC ini..

Electronic Business (E-Business)

O’Brien (2001) mendefinisikan e-business atau bisnis elektronis sebagai “penggunaan teknologi internet untuk menghubungkan dan memperkuat proses-proses bisnis, perdagangan elektronis (elektronic commerce atau e-commerce), dan komunikasi serta kolaborasi antara sebuah perusahaan dengan para pelanggan, pemasok, dan mitra kerja bisnis elektronis lainnya.

Aplikasi komunikasi dan kolaborasi perusahaan digunakan untuk mendukung komunikasi, koordinasi dan kolaborasi anggota tim bisnis dalam perusahaan. Aplikasi ini seperti: surat elektronis, voice mail, forum diskusi, chat, konferensi dan sistem pertemuan elektronis.

Aplikasi e-commerce digunakan untuk mendukung kegiatan pembelian dan penjualan, pemasaran produk, jasa dan informasi melalui unternet atau extarnet.

Aplikasi bisnis internal digunakan untuk mendukung kegiatan, proses dan operasi bisnis yang bersifat internal. Contoh dari aplikasi ini yaitu: penggunaan intranet, extarnet, atau internet untuk mendukung portal informasi perusahaan.

Electronic Commerce (E-Commerce)

Apa arti E-commerce (electronnic commerce atau EC)? Banyak ahli yang mendefinisikan pengertian dari e-commerce ini, diantaranya adalah:

Menurut Robert E. Johnson, e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.

Pada website ECARM (The Society For Electronic Commerce And Rights Management) dijelaskan bahwa e-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data dijital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual (OECD, 1997).

Pada website E-commerce Net, secara sederhana dijelaskan bahwa e-commerce adalah menjual barang dagangan dan / atau jasa melalui internet. Seluruh pelaku yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, kebijakan-kebijakan pengembalian barang dan uang, periklanan, dll.

Menurut Gary Coulter dan John Buddemeir (E-commerce Outline) : e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk, yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahaan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara eksklusif untuk mendapatkan para pelanggan yang berpotensi.

Menurut Donna Perry, pengertian e-commerce sangat sederhana yaitu kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telefon, dsb.

E-commerce umumnya dikelompokkan menjadi dua buah kategori, yaitu business-to-business (B2B) dan business-to-consumer (B2C).

 

Business-to-Business (B2B)

B2B menyatakan penjualan produk atau jasa yang melibatkan beberapa perusahaan dan dilakukan dengan sistem otomasi. Umumnya perusahaan-perusahaan yang terlibat adalah pemasok, distributor, pabrik, toko, dll. Kebanyakan transaksi berlangsung secara langsung antara dua sistem.

Kentungan B2B, jika dilakukan dengan baik dapat menghemat biaya, meningkatkan pendapatan, mempercepat pengiriman, mengurangi biaya administrasi dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

 

Business-to-Consumer (B2C)

B2C terdiri dari interaksi dan transaksi antara sebuah perusahaan penjual dan para konsumen. Perusahaan-perusahaan terkenal yang melayani B2C antara lain adalah Dell (www.dell.com) yang menjual komputer dan periferal, Cisco (www.cisco.com) yang menjual peralatan jaringan, serta Amazon (www.amazon.com) yang menjual buku, musik, video, permainan, barang elektronik.

Dari penjelasan-penjelasan tersebut, dapat disimpulkan keuntungan e-commerce bagi berbagai pihak adalah sebagai berikut :

  • Bagi Konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
  • Bagi Pengelola bisnis : efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu
  • Bagi Manajemen : peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.

 

Jadi.. apa yang dapat kita simpulkan dari berbagai uraian tentang E-Business dan E-Commerce??

Menurut saya, E-Business dan E-Commerce sangat erat hubungannya. E-commerce berada dalam lingkup E-business.. berarti apa yang dilakukan pada e-commerce termasuk kedalam e-business. Begitupun e-business tidak akan dapat berjalan jika tidak ada e-commerce.🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: