wenyTHEpooh's Blog

Perkembangan Akses Internet Rumahan

Posted on: October 4, 2010

Dial-Up Telkomnet-Instant


Beberapa tahun yang lalu, tentu kita masih ingat dengan teknologi dial up untuk mengakses internet. Misalnya seperti produk “Telkomnet-Instant” yang dikeluarkan oleh PT. Telkom. Cara mengaplikasiannya cukup mudah yaitu dengan menyambungkan kabel telepon rumah dengan komputer kita. Kabel telepon digunakan sebagai jaringan penghubung dengan Internet Service Provider (ISP). Setelah kabel tersambung dengan tepat, pengguna tinggal menghubungi nomor dial yang telah ditetapkan oleh provider dari komputernya, yaitu  080989999. Setelah itu pengguna dapat browsing dari rumah dengan tenang tanpa harus mengantri di warnet atau warung internet yang pada zaman itu sedang marak. Teknologi ini dahulu memang sangat populer, namun seiring berjalannya waktu teknologi ini pun menampakkan kelemahannya. Kelemahan tersebut seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses internet, terlebih di jam-jam tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, pengguna tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi Internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan Internet. Pengguna juga merasa kurang praktis dalam mengaplikasikan teknologi ini. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan dial-up yang masih berdasarkan waktu dan masih dirasakan sangat mahal.


Beberapa tahun kemudian, muncullah teknologi baru yang lebih bagus, yaitu teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line). ADSL sendiri merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL. DSL merupakan teknologi akses Internet menggunakan kabel tembaga yang membantu kabel telepon biasa dalam menghantarkan data dalam jumlah besar. Kecepatan yang ditawarkan untuk penggunaan ADSL di Indonesia dengan program Telkom Speedy berkisar antara 1024 kbps untuk downstream dan 128 kbps untuk upstream. Kecepatan downstream inilah yang menjadikan ADSL lebih cocok untuk kalangan rumah tangga. Karena pada kalangan rumah tangga umumnya lebih banyak kegiatan menerima, dibandingkan kegiatan mengirim.

Contoh ADSL


Cara-cara penggunaan ADSL, yaitu pengguna terlebih dahulu harus memiliki perangkat ADSL. Seteleh memiliki perangkat ADSL, pengguna harus memeriksa keberadaan nomor telepon rumah di layanan Telkom Speedy, apakah sudah terdaftar atau belum. Selanjutnya perhatikan seberapa jauh jarak antara gardu Telkom dengan rumah kita. Karena dalam ADSL, jarak sangat berpengaruh pada kecepatan koneksi Internet. Selanjutnya pengguna tinggal melakukan pemasangan ADSL pada sambungan telepon. Untuk menyambungkan antara ADSL dengan line telepon, kita menggunakan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Splitter ini berguna untuk menghilangkan gangguan ketika kita menggunakan modem ADSL. Sehingga nantinya kita tetap dapat menggunakan Internet dan menjawab telepon secara bersamaan.


Kelebihan teknologi ini diantaranya adalah:

  • Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkan data, sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan fax.
  • Bagi pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy, penggunaan ADSL membuat kegiatan Internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat berInternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak.


Namun seperti yang sudah-sudah, secanggih-canggihnya Teknologi pasti memiliki kekurangan, karena teknologi ADSL ini pun di buat oleh manusia.. Kekurangan tersebut diataranya:

  • Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses Internetnya.
  • Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL. Misalnya Mac. Cara yang dipakai pun akan lebih rumit dan ada kemungkinan memakan waktu lama. Sehingga pengguna Mac OS  harus menggantinya dengan software yang lebih umum seperti Windows Xp atau Linux.
  • Kecepatan koneksi modem ADSL masih tergantung dengan jarak tiang Telkom atau DSLAM terdekat, artinya jika jarak modem ADSL dengan DSLAM jauh maka kecepatan koneksi akan menurun karena banyaknya hambatan medium yang dilaluinya dan sebaliknya jika jaraknya dekat, koneksinya akan mencapai kecepatan yang diharapkan


Teknologi internet rumahan lainnya yang berkembang bersamaan dengan teknologi ADSL adalah Modem Handphone. Maksudnya, kita dapat mengakses internet dengan menyambungkan handphone (yang digunakan sebagai modem) dengan komputer atau laptop kita. Penyambungannya dapat melalui Bluetooth ataupun kabel data. Setelah tersambung, kita tinggal men-setting komputer dan hp untuk dapat mengakses internet (sesuai dengan provider kartunya). Kita dapat menggunakan Teknologi GPRS ataupun 3G. Cara ini tentu lebih praktis dan fleksibel karena handphone dapat dibawa kemana-mana. Bisa dirumah sendiri, dirumah teman-teman, atau dimanapun. Kekurangan dari teknologi ini terletak pada kecepatan transfer datanya. Seperti kita tahu, kadang suka “lemot”.

Modem HP


Nah… Teknologi sudah menyediakan berbagai fitur untuk berinternet ria dari rumah, sekarang kita tinggal pilih aja, mau pakai apa. Selain teknologi-teknologi diatas, juga masih banyak lagi teknologi lainnya. Yang jelas, teknologi yang memudahkan akses internet ini jangan disalahgunakan ya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: